Di Nusa Penida, Petugas RS Bisa Rusun

Di Nusa Penida, Petugas RS Bisa Rusun
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menandatangani informasi acara serah terima pemanfaatan bangunan rusun Nusa Penida Klungkung dengan Kepala Satuan Kerja Non Vertikal Tertentu (SNVT) Penyediaan Perumahan Provinsi Bali I Wayan Suardana di Ruang Bupati Klungkung, Rabu (30/1) pagi.

Hadir dalam acara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Klungkung Ni Made Adi Swapatni. “Rumah susun ini terdiri dari 42 kamar, tiap-tiap kamar terdiri dari 2 daerah tidur, dengan fasilitas kamar mandi dalam, listrik, dan air, serta dapur, dan furniture pensupport,” ujar Kepala Diskes Swapatni. Diceritakan, dari 42 kamar, 27 kamar telah diinventaris supaya dapat lantas ditempati, dan sisanya dipersiapkan untuk dokter pakar. Tarif listrik dan air ditanggung Rumah Sakit Pratama.

Kepala SNVT Penyediaan Perumahan Provinsi Bali I Wayan Suardana, mengatakan rusun sebelum diserahterimakan menjadi aset Pemkab, mempunyai masa perawatan selama enam bulan, hingga 28 Juni 2019. Diinginkan waktu antara serah terima pemanfaatan ini hingga terhadap acara serah terima aset, bangunan ini telah ditempati oleh petugas kesehatan.

Baca juga : boat to nusa penida

Dalam bangunan hal yang demikian juga telah dilengkapi ruang pengelola, rapat, serbaguna, ruang minimarket/koperasi, ruang sembahyang. Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menugaskan terhadap Kepala Diskes untuk mendata petugas kesehatan yang memiliki hak menempati rusun ini. Bupati Suwirta minta terhadap Perbekel Desa Ped I Ketut Karya untuk menyiapkam warga berstatus masuk dalam keluarga miskin, menjadi energi kebersihan di rusun hal yang demikian. “Rumah susun ini akan diaplikasikan dengan metode sewa murah,” ujarnya. *wan