Kuy Mengenal Jenis-Jenis Sablon dan Faedahnya

Halo seluruh rakyat indonesia , Tahukah Anda bahwa rupanya sablon mempunyai banyak macam, lho! Mimin akan memberikan Anda isu seputar macam-macam sablon.

Sablon Rubber
Macam sablon ini kerap kali diketahui dengan sablon karet, sifatnya menutup serat kain dan muncul serta hasil sablon yang elastis. Sablon ini banyak dipakai khusus untuk sablon diatas kain gelap. Karena tinta ini bersifat pekat, bisa menutup permukaan warna kain dengan bagus. Tinta rubber biasanya dipakai untuk underbase, underbase sendiri difungsingkan sebagai penutup warna kain sebelum penyablonan warna-warna.

Sablon Pasta
Macam sablon non rubber, sifatnya menutup serat kain dan muncul hasil sablon tak elastis penampilannya hampir menyerupai sablon rubber.

Sablon Pigmen
Bersifat seperti tinta, yang mengabsorpsi ke serat kain, cuma dapat dipergunakan pada kain berwarna jelas / putih. Macam sablon ini cuma bisa dipakai untuk kain yang berwarna jelas dan tak bisa dipakai dibahan gelap.

yang di jakarta kuy mampir di digital printing murah>>> digital printing jakarta

Sablon Foam
Cat karet yang akan muncul seperti foam dan lebih muncul dari sablon rubber, sablon ini terdapat pada kedua macam tinta bagus underbase ataupun plastisol. Tinta ini membutuhkan pemanasan yang akan mengakibatkan tinta ini mengembang dengan efek muncul.

Sablon Separasi
Separasi itu cara kerja sablon dengan pemisahan warna design untuk diwujudkan film. Jenisnya ada dua, ada yang titik color atau warna blok lazimnya ini untuk desain berbentuk vector, ada juga berbentuk raster atau disebut prosess color.

Sablon Glow in the dark
Cat sablon trasparan dengan campuran bubuk fosfor yang bisa bercahaya jelas ditempat gelap dapat dipakai dengan sablon rubber, pigment ataupun plastisol.

Sablon Glitter
Cat sablon trasparan yang dipakai dengan campuran bubuk metalik / mengkiat. Sablon figur ini menonjol lebih exclusive dan mewah.

Sablon Plastisol
Cat yang berbahan dasar minyak, dengan kesanggupan istimewa untuk mencetak dot atau raster super kecil dengan hasil optimal. Sablonan ini berbahan dasar PVC dan harganya cukup mahal serta memerlukan kelengkapan khusus untuk pengeringannya. Karena tinta ini tak bisa kering dengan sendirinya seperti tinta waterbase pada biasanya. Untuk bisa kering dengan bagus, tinta ini membutuhkan temperatur menempuh 160 derajat celcius serta memerlukan sebagian kelengkapan seperti conveyor curing dan flash curing. Sesudah pengeringan dengan benar, tinta plastisol ini mempunyai energi rekat yang sungguh-sungguh bagus.

Sablon High Density
Ini cat sablon muncul tajam yang bahan dasarnya dari plastisol, tinta yang bersifat transparan, tinta ini mewujudkan efek sablon yang mengkilap, terkesan berair dan dapat juga diwujudkan doff.

Sablon Foil
Sablon dengan menerapkan lapisan bahan kertas logam (seperti aluminium foil) yang ditempel diatas kain dengan perekat khusus. Macam sablon yang memberikan kesan mengkilat mewujudkan T- Shirt menonjol eksklusif.

Sablon Floaking
Sablonan dengan menerapkan lapisan bahan seperti beludru yang ditempelkan diatas kain dengan
perekat khusus. Terdapat dua macam flock, bubuk dan lembaran. Untuk lembaran memerlukan perekat
khusus sebagai media perekatnya. Mengunakan bahan perekat transparan lalu menerapkan mesin press agar menjadi seperti beludru.

Sablon Discharge
Cat dengan kesanggupan merubah warna dasar bahan, bahan kimia yang dipakai untuk mencabut warna dasar kain, sehingga warna bahan menjadi putih/grey. Dan untuk menerima hasil yang optimal, bahan pewarna kainnya sepatutnya dipilih dengan yang
dischargeable.

 

Selengkapnya disini ya >>> digital printing